Jumat, 19 Juni 2009

kOtOzAwa (k@t@ MUtI@R@)

Abata mo ekubo

bagi orang yang jatuh cinta, yang jelek pun kelihatannya
jadi cantik


Suzume hyaku made odori wasureru

sifat seseorang sukar dirubah


Uma no mimi ni nenbutsu

masuk dari telinga kanan, keluar telinga kiri


Seishin-ittoo nani-goto-ka nara-za-ran

kalau ada kemauan pasti ada jalan


Jigoku gokuraku wa kokoro ni ari

suka duka tergantung pada diri, maka berusahalah untuk
berbahagia dalam keadaan bagaimanapun


Kaeru no kowa kaeru

air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga


Yo no naka ni aru to omou na oya to kane

janganlah bergantung pada orang tua dan hartanya


Isogaba maware

biar lambat asal selamat


Jikan wa jibun ga tsukuru mono

waktu kita sendiri yang mengaturnya, kita akan hidup lebih
lama jika dapat mengatur waktu


Koketsu ni irazumba koji o ezu

beranilah dalam hidup, tanpa menempuh bahaya kita tidak akan
mendapatkan apapun


Sawaranu kami ni tatarinashi

jangan pernah mendekati bahaya kalau tidak ingin mendapat
bahaya


Warau mon ni wa fuku kitaru

tersenyumlah selalu, suatu saat kebahagiaan akan datang
padamu


Ruri mo hari mo teraseba hikaru

walau berbeda, tapi bila punya sifat yang baik akan tetap
bercahaya jika diberi sinar. Asal berbakat, akan maju bila
dikembangkan


Dai wa shoo o kaneru

yang besar dapat digunakan untuk keperluan yang kecil


Oite wa ko ni shitagae

bila anda sudah tua turutilah kata-kata yang lebih muda


Mizu kiyoku shite ou sumazu

anda akan dijauhi orang jika terlalu bersih


Mago ni mo ishoo

barang yang tak berharga sekalipun, akan kelihatan berharga
jika didandani


Boozu nikukerya, kesa made nikui

jika kita membenci seseorang, maka kita akan membenci segala
yg berhubungan dengannya


Deru kui wa utareru

orang terlalu bertingkah akan dibenci orang


Nana korobi yaoki

pantang menyerah!! sampai berhasil


Inu mo arukeba, boo ni ataru

orang yang tidak pandai, asal rajin akan dapat menghasilkan
apapun yang dia inginkan


Ryooyaku wa kuchi ni nigashi

nasihat yang baik itu kadang ada pahitnya juga


Mi kara deta sabi

siapa berbuat dia yang menanggung akibatnya


Fukusuibon ni kaerazu

nasi telah menjadi bubur


Kirei na hana ni wa toge ga aru

bagaikan mawar, kita harus berhati-hati pada sesuatu yang
kelihatan manis, tetapi suka ada keburukannya


Chiri mo tsumoreba yama to naru

sedikitdemi sedikit, lama-lama jadi bukit


Kooin ya no gotoshi

waktu bagaikan anak panah yang lepas dari busurnya


Noo aru taka wa tsume o kakusu

burung rajawali tidak akan menunjukkan kukunya, seperti itu
orang pandai dia tidak akan pamer kepandaiannya


Kenzen naru seishin wa kenzen naru shintai ni yadoru

mensana in corpore sano


Hito no uwasa mo manajuugonichi

anjing menggonggong, kafilah berlalu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar